Maandag 17 Junie 2013

pengertian retorika menurut berbagai tokoh



PENGERTIAN RETORIKA
MENURUT BERBAGAI TOKOH

A.    Pengertian Retorika

1.         Menurut Aristoteles, retorika adalah ilmu dan seni yang mengajarkan pada orang untuk terampil menyusun dan menampilkan tuturan secara efektif untuk mempersuasi pihak lain. Tuturan yang efektif menurutnya adalah memaparkan kebenaran, disiapkan dan ditata secara sistematis dan ilmiah, mengolah dan menguasai topik tutur, serta mepunyai alasan pendukung atau argumen.
2.         Retorika adalah cara penggunaan bahasa untuk memperoleh efek estetik. Hal itu dapat diperolah dengan kreativitas pengungkapan bahasa yaitu bagaimana pengarang menyiasati bahasa  sebagai sarana untuk mengungkapkan gagasannya.
3.         Menurt D.Beckett, retorik  adalah seni yang mengafeksi pihak lain dengan tutur, yaitu dengan cara memanipulasi unsur-unsur tutur itu dan respon pendengar. Tindakan manipulasi ini dilakukan dengan perhitungan yang matang sebelumnya.
4.         Prof. Donald Bryant memandang Retorik itu sebagai suatu tutur yang mempersuasi dan memberikan informasi yang rasional kepada pihak lain.
5.         Bishop Whatley, memandang Retorika itu sebagai masalah bahasa. Karena itu bahasa kita pahami kalau dia membatasi Retorik itu “ Retorik adala seni yang mengajarkan orang kaidah dasar pemakaian bahasa yang efektif.
6.         Jr Martin Steinmann, melihat Retorik itu sebagai bahasa. Menurut Retorikus ini, Retorik berbicara tenteng pemilihan yang efektif terhadap bentuk cara-cara mengungkapkan yang sinonim. Akhirnya perlu diketehui suatu rumusan yang agaknya abstrak sifatnya yaitu rumusan yang menganggap Retorik ini sebagai suatu ide untuk mempersuasi.
7.         Gorys Keraf menyatakan bahwa retorika  sangat terkait dengan teknik pemakaian bahasa sebagai seni yang didasarkan pada pengetahuan yang tersusun baik. Jadi, ada dua aspek yang perlu diketahui sesorang dalam retorika yaitu  pertama, pengetahuan mengenau bahasa dan penggunaan bahasa dengan baik, dan kedua, pengetahuan tentang objek tertentu yang akan disampaikan dengan bahasa itu. Oleh karena itu retorika harus dipelajari dalam rangka ingin menggunakan bahasa yang sebaik-baiknya dengan tujuan tertentu.
8.         Kihajar Dewantara: Retorika dalam artian sempit adalah mengenai bicara, sedangkan pengertian luasnya adalah penggunaan bahasa, bisa lisan maupun tulisan.
9.         Hasnah Faizah: Retorika adalah yang mengajarkan tindak dan usaha yang efektif dalam persiapan penataan dan penampilan tutur untuk membina saling pengertian.
10.     Dr. Yusuf Qaradhawi: Retorika adalah bukan hanya persoalan pidato atau percakapan melainkan perilaku dalam kebijakan dalam seluruhan aspek kehidupan manusia.
B.        Simpulan
       Retorika adalah suatu gaya atau seni berbicara baik yang dicapai berdasarkan bakat alami (Talenta) dan keterampilan teknis. Retorika mencakup ingatan yang kuat , daya kreasi dan fantasi yang tinggi ,teknik pengungkapan yang tepat dan daya pembuktian serta penilaian yang tepat. Ber-retorika juga harus dapat dipertanggung jawabakan disertai pemilihan kata dan nada bicara yang sesuai dengan tujuan, ruang, waktu, situasi, dan siapa lawan bicara yang dihadapi.
C.       Refrensi
http/ukhtyfillah.blogspot.com/2008/02/defenisi retorika.htm
Nurgiantoro, burhanudin. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press



Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking